MALAKA – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat akibat terimbasnya kenaikan harga minyak goreng dipasaran yang disalurkan Kodim 1605/Belu di wilayah Kabupaten Malaka mencapai target 100 persen.
Sebanyak 8.000 orang warga Kabupaten Malaka sebagai penerima manfaat dana tunai minyak goreng tersebut dengan masing-masing bernilai Rp. 300.000 per orang dari total dana bantuan langsung tunai yang disalurkan sebesar Rp. 2.400.000.000.
Dalam keterangannya pada Rabu (8/6/2022), Pasiter Kodim 1605/Belu Kapten Inf Alex Bessie menyampaikan bahwa untuk Penyaluran BLT minyak goreng yang disalurkan Kodim 1605/Belu sesuai dengan alokasi yang diberikan sebanyak 8.000 orang di kabupaten Malaka telah tuntas.
“Sesuai dengan target dari komando atas penyaluran BLT Minyak Goreng ini kita salurkan selama dua minggu dan itu sudah selesai 100 persen penyalurannya pada tanggal 7 juni kemarin sesuai dengan jumlah yang di alokasikan sebanyak 8.000 orang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pasiter mengungkapkan ada beberapa kendala yang dialami di lapangan, hal ini dikarenakan data warga penerima manfaat BLT minyak goreng ini sesuai dengan data pada BTPKLWN yang telah disalurkan sebelumnya dan ditambah lagi dengan kondisi jaringan sinyal yang kurang bagus.
“Ada beberapa warga yang sudah pergi merantau keluar daerah, sehingga yang bersangkutan sulit dihubungi, sehingga kita harus menginput data baru lagi untuk mengganti penerima manfaat BLT minyak goreng ini,” jelasnya.
Selain itu jarak dari lokasi penyaluran BLT Minyak Goreng ke masyarakat yang ada di desa-desa cukup jauh, sehingga para Babinsa setempat melakukan penjemputan hingga langsung datang ke beberapa rumah warga untuk menyalurkan bantuan tersebut.
“Ada tiga tempat yang kita jadikan sebagai lokasi penyaluran yakni di Makoramil Betun, Pos Ramil Boas dan Kantor Desa Manulea Kecamatan Sasitamean,” tutur Pasiter.
Kapten Alex berharap, dengan adannya bantuan langsung tunai minyak goreng ini, semoga dapat bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik mungkin.
“Kepada masyarakat penerima BLT Minyak Goreng ini, seperti harapan dari pemerintah agar dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, sehingga dapat meringankan beban masyarakat dihadapkan dengan kondisi harga minyak goreng yang belum stabil saat ini,” tutup dia.