Pangdam Zamroni : Babinsa Garda Terdepan Tangani Sampah

  • Bagikan

Denpasar, – Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, secara resmi membuka Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Aula Supardi, Makodam IX/Udayana, Denpasar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, serta Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.IP., M.Si. pada Senin, 24 Maret 2025.

Bimtek ini diikuti oleh sekitar 500 Babinsa secara langsung di lokasi, sementara seluruh Dan/Ka Sat Jajaran Kodam IX/Udayana, Dandim, dan Babinsa di wilayah Korem 163/Wira Satya mengikuti secara luring. Secara daring, acara ini juga diikuti oleh Dandim dan Babinsa di wilayah Korem 162/Wira Bhakti serta Korem 161/Wira Sakti.

Dalam sambutannya, Pangdam Zamroni, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Bali di Makodam IX/Udayana. Pangdam menegaskan bahwa pihaknya telah bergerak aktif dalam penanganan sampah bahkan sebelum kegiatan ini berlangsung.

“Kami sudah bergerak jauh sebelum Pak Menteri datang ke Bali. Saya sendiri menjabat sebagai Ketua Operasi Penanganan Sampah Laut di Provinsi Bali. Bahkan, masalah sampah ini juga kami temui di NTB dan NTT. Oleh karena itu, hari ini kami mengumpulkan 500 Babinsa dan membuka kegiatan ini secara luring maupun daring untuk seluruh Babinsa di jajaran Kodam IX/Udayana,” ujar Pangdam.

BACA JUGA :  Bersama Masyarakat Desa Ayunan, TNI AD Bangun Pompa Hidram Untuk Pertanian

Pangdam menekankan bahwa persoalan sampah di Indonesia harus diselesaikan bersama. Bahkan, menurutnya, isu ini telah menjadi perhatian internasional. Oleh karena itu, Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk meningkatkan peran Babinsa dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.

“Para Babinsa di Bali, NTB, dan NTT, setelah ini akan kita gas penuh! Karena persoalan sampah bukan hanya isu lokal, melainkan sudah menjadi perhatian global. Sebagai prajurit, lebih baik pulang nama daripada gagal di medan pertempuran,” tegas Pangdam.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali, Wayan Koster, mengapresiasi perhatian serius yang diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Pangdam IX/Udayana dalam menangani persoalan sampah di Bali. “Kami berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri secara langsung dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam pengelolaan sampah di Bali. Apalagi, Bali merupakan destinasi wisata utama dunia, sehingga wajah Bali adalah wajah Indonesia,” ujar Gubernur.

BACA JUGA :  Prajurit Kodam IX/UDY Peringati Maulid Nabi

Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa persoalan sampah saat ini merupakan tantangan besar. Namun, ia optimistis bahwa dengan Kerjasama yang kuat antar intansi serta keterlibatan Babinsa, saya opttimis masalah ini bisa segera diatasi. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh Danrem, Dandim, dan Babinsa yang hadir baik secara luring maupun daring. Sampah adalah isu yang sangat sensitif saat ini, tetapi saya yakin dengan gerakan bersama Babinsa, kita bisa mengatasinya dengan lebih cepat,” ujar Menteri.

Menteri Hanif juga menyoroti keberhasilan beberapa daerah dalam mengelola sampah berbasis sumber dan berharap pola ini bisa diterapkan secara lebih luas, terutama di wilayah Bali, NTB, dan NTT. Ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur Bali menargetkan masalah sampah di Bali dapat terselesaikan dalam waktu dua tahun ke depan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana, S.E., M.M., M.HI dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber ini merupakan bagian dari komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung program pemerintah dalam mengatasi masalah sampah. Menurutnya, partisipasi aktif Babinsa dalam pengelolaan sampah berbasis sumber sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah Bali, NTB, dan NTT.

BACA JUGA :  Diduga Sarat KKN, Tambang Batu Bara Ilegal Marak di Kaltim

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Babinsa dapat mengedukasi masyarakat di desa-desa untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Dengan keterlibatan langsung Babinsa, kami yakin dapat mempercepat penyelesaian masalah sampah yang ada, terutama di daerah-daerah yang menjadi fokus kami seperti Bali dan Nusa Tenggara,” jelas Kolonel Agung Udayana.

Kegiatan Bimbingan Teknis ini menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya pengelolaan sampah secara lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan persoalan sampah di Bali, NTB, dan NTT bisa segera teratasi, serta menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. (Pendam IX/Udy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights