RSUD Kota Tangerang Kembangkan Sistem PACS dengan Scan Barcode Hasil Radiologi

  • Bagikan

KOTA TANGERANG – Menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang optimal, mau tidak mau berbagai bidang mengalami reformasi baik dari segi sumber daya maupun sistem.

Saat ini Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang sudah menerapkan sistem digital yang dilakukan pada berbagai bidang, termasuk pada pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Salah satu unit pelayanan pasien di rumah sakit yang sudah menggunakan sistem digital adalah pelayanan radiologi dengan teknologi Picture Archiving Communication System (PACS).

Menurut dr. Avrlia Ekawati, Sp.Rad,
PACS merupakan sistem komputer yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak (jaringan) yang digunakan untuk memperoleh, mengolah, menyimpan, mendistribusikan hasil pemeriksaan radiologi.

BACA JUGA :  Biar Tidak Kebablasan, Perawat yang Eksis di Sosmed Perlu Perhatikan 5 Kode Etik Ini

Dalam pelayanan radiologi di RSUD Kota Tangerang untuk pemeriksaan
CT Scan Abdomen, CT Scan Brain, CT Scan Thorax, sistem PACS didefiniskan sebagai sistem komunikasi dan penyimpanan data berupa gambar atau citra medis yang merupakan hasil dari pemeriksaan.

“Hal ini memungkinkan data untuk dikomunikasikan (ditampilkan) secara tepat, cepat dalam jangkauan yang luas serta bisa disimpan dalam jumlah banyak dalam jangka waktu lama,” ujar dr. Avrlia.

Untuk kunjungan pasien, kata dr. Avrilia, pada pemeriksaan radiologi sekitar 2.700 orang perbulan, dan untuk harian rata-rata 100 orang.

“Yang paling banyak photo rongen dada, dari poliknik dan poly lainnya,” terangnya.

Untuk PACS ini sudah terintegrasi dengan sistem. Dengan adanya PACS, rekam medis elektronik di RSUD Kota Tangerang semakin lengkap karena hasil radiologi (foto rontgen, USG, MRI, dll) bisa tersimpan di dalam sistem terintegrasi bersama catatan pasien.

BACA JUGA :  Gairah Seks Menurun? Ada 5 Penyebab yang Kamu Harus Ketahui

“Manfaat lain yang dapat dilihat atas proses digitalisasi pelayanan radiologi adalah terkait produktivitas instalasi radiologi. Akibat alur kerja (work flow) lebih sederhana,” tambah dr. Avrlia Ekawati Sp.Rad.

Ia menjelaskan, adopsi technologi teleradiologi menjadi keuntungan sisi lain dari implementasi digitalisasi radiologi dengan integrasi PACS, Dokter ahli radiologi dapat melakukan interpretasi di tempat tinggalnya masing-masing.

“Pengembangan yang akan datang perlu juga dipikirkan agar dapat terintegrasi dengan system rujukan rumah sakit. Dapabila ada pasien yang dirujuk, maka data-data pemeriksaan di rumah sakit awal dapat dikirim, sehingga perawatan pasien lebih cepat, dan efisiensi,” tutupnya.

Penulis: RenoEditor: Red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights